GHA Bible Institute

KESENGSARAAN

Kebanyakan ajaran dari teologi kemakmuran dan karismatik umumnya menyangkal tentang kesengsaraan. Mereka sangat tidak suka dengan ayat-ayat tentang pikul salib dan penyangkalan diri.
Roma 8:28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah".

Ayat ini paling sering dipakai sebagai hafalan, disitu ada kata dalam segala hal artinya ada buruk dan ada baik. Ternyata kalau kita telusuri tentang kesengsaraan hampir semua pahlawan iman di Alkitab mengalami kesengsaraan. Jadi menurut saya ada orang yang mengajarkan ajaran lain selain ajaran Kristus .
Apabila melihat cerita Ayub, pengajar teologi kemakmuran sangat terganggu dengan kisah Ayub. Mereka katakan Ayub menjadi hancur hidupnya karena punya perkataan negatif. Ini tidak masuk akal sama sekali hanya berkata negatif hingga semuanya hancur, padahal ditulis bahwa Ayub adalah orang yang sangat benar dan tidak berdosa di hadapan Allah. Siapa diantara kita yang tidak pernah berkata negatif? Tuhan ijinkan Ayub untuk mengalami kesengsaraan yang hebat.
Filipi 1:29 "Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia".

Untuk membuat kita menjadi lebih kuat berjalan bersama Yesus, maka Dia akan mengijinkan kita menderita bersama Dia. Bagaimana kita tahu seorang istri benar benar cinta kepada suaminya dalam keadaan yang senang ,uang banyak, rumah bagus, mobil bagus. Untuk mengetahui nya harus dicoba dalam keadaan susah apakah si isteri masih tetap setia kepada suaminya.
2 Tim 3:12 "Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya."
1 Pet 2:21 "Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya".


Saya tidak perlu menjelaskan lebih panjang tentang ayat diatas, karena anak sekolah menengah pun sudah mengerti dengan ayat ini bahwa kita bukan saja dikaruniakan untuk percaya tetapi untuk menderita bersama Dia. Penderitaan yang Tuhan ijinkan bermacam macam, ada yang diijinkan dengan sakit penyakit, kematian , kesusahan ekonomi , istri pemabuk atau pemarah atau suami penjudi, anak kena narkotik, atau ada yang Tuhan ijinkan menjadi martir Allah. Itu adalah bagian kesengsaraan yang Tuhan ijinkan. Karena dengan penderitaan maka iman kita akan bertumbuh. Pendeta Daniel Alexander mengatakan bersahabatlah dengan kesusahan maka kita akan bertumbuh dewasa.

Cerita pahlawan iman di alkitab yang mengalami penderitaan:
Abaraham menderita karena perselisahan perkawinannya dengan ke dua istrinya. (Kej 3:15-19), Ia menderita mendapat perlawanan politik dari Firaun, menderita karena nasib anak pertamanya Ismail dipanggil oleh Tuhan anak seperti keledai. Abraham tidak pernah memiliki tanah perjanjian yang sudah dijanjikan.

Yakub menderita karena hubungan yang buruk dengan Laban, dan perselisihan dengan istrinya, dia mempunyai penglihatan yang buruk, tulang pinggulnya nya terlepas, dan yakub meninggal di tanah pengasingan sebagai pengembara.

Yusuf dihianati oleh saudara – saudaranya dan dipisahkan dari ayahnya. Ia dipenjara selama 7 tahun untuk kejahatan yang tidak dia lakukan.

Ayub Tuhan ijinkan kehilangan segalanya. Padahal Ayub orang yang benar dihadapan Allah. Ia mengalami kesengsaraan karena badannya rusak dan temannya semua meningggalkannya.

Daud menderita karena dihianati oleh anak lakinya dan lari ketakutan mau dibunuh oleh Saul Jeremia, Daniel, Ezekiel dan orang orang Kudus di Perjanjian Baru menderita Kesusahan yang sangat luar biasa.

Yesus Kristus , anak yang paling dikasihi Allah, menderita sangat luar biasa sampai tidak dapat dijelaskan penderitaanNya.

Yakobus dan Stefanus menderita karena MARTIR , stefanus sampai mati di rajam. PAULUS , sebagai rasul dan penginjil yang sangat berhasil menderita karena dipukuli, dipenjara, digigit ular, punya penglihatan yang buruk, kelaparan dan kehausan.

Jadi sangat tidak alkitabiah ajaran injil kemakmuran yang menyangkal bahwa anak anak Tuhan tidak boleh miskin dan sakit. Terbukti justru anak anak Tuhan yang miskin lebih banyak dari pada yang mengalami kekayan yang didapat dari nol.

Copyright by : GIVING2GOD.COM