GHA Bible Institute

BAB V
KATA PERPULUHAN DI PERJANJIAN BARU

Kata perpuluhan di Perjanjian Baru sebelum Kalvary hanya muncul di Luk 11:42, Mat 23:23 dan sesudah Kalvary hanya di Ibr 7. PENTING!!! Seluruhnya berbicara tentang hukum, doktrin perjanjian lama dan sistem Lewi. Tidak ada satu perintah dari Yesus tentang perpuluhan kepada ke-12 murid-Nya dan kepada jemaat gereja dan kepada Gentiles. Dalam Lukas dan Matius justru Yesus mengecam ahli Farisi yang membayar perpuluhan tetapi hidupnya munafik. Sudah dijelaskan tentang Mat 23:23 di bab lain. Sangat tidak logik kalau perpuluhan itu sesuatu yang sangat penting, apalagi karena perpuluhan itu dapat menentukan Anda diberkati atau dikutuk, tetapi tidak ada satu ayat pun yang menunjukkan bahwa Yesus dan murid-murid-Nya yang mengajarkan perpuluhan.

Luk 11:42 “Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan”.
Mat 23:23 “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan”.


Di sini malah Yesus bilang yang lebih penting dari perpuluhan yaitu keadilan, belas kasihan dan kesetiaan kamu abaikan. Yesus tidak menganggap perpuluhan itu penting. Dia lebih senang dengan keadilan dan kesetiaan. Tetapi Dia tidak dapat membatalkannya di mat 23 karena hukum taurat masih mempunyai kekuatan penuh.

A. Ibrani 7
Sangatlah penting karena setelah Kalvary kata perpuluhan hanya ada di Ibr 7. Walaupun konteksnya tidak sedang mendiskusikan perpuluhan, Bil 18 tersebut sebagai ketetapan memperkenalkan imam dan perpuluhan. Kata perpuluhan ada di Ayat 2, 4, 5, 6, 8 dan 9. Di Ibrani 7 ada ENAM kata perpuluhan tetapi ada ENAM kata hukum taurat. Konteks dari ibr 7 masih membicarakan tentang hukum taurat dan sistim Lewi. Kalau anda berhenti di Ayat 12, sehingga orang akan menjadi tidak mengerti secara benar arti dari konteks firman tuhan ini.
Surat Ibrani ditulis untuk menyiapkan Kristen Yahudi di Yerusalem dengan perjanjian yang lebih baru dan lebih mulia. Setelah surat Ibrani ditulis di A.D 70, tentara dibawah Titus menghancurkan kota itu dan menghancurkan kuil, dan segala bentuk pengorbanan juga berhenti total. Yahudi tidak diijinkan masuk dan tidak diijinkan untuk dibangun kembali karena di Kis 15 masih banyak Kristen Yahudi yang masih menganggap orang Jewish itu nomor satu (eksklusif) dan orang Kristen nomor 2.

Terbukti dari aktivitasnya yg dicatat di Kis 18:18 dan Kis 21:17-26 mereka tidak mengurangi dan masih melakukan adat istiadat di Yudea. Secara sejarah dicatat mereka masih menjalankan hukum Musa dengan segala tradisi dan ketentuannya. Mereka mulai mendirikan sendiri sekte dan bahkan mereka menolak ajaran Paulus.
Pengaruh dari adat istiadat dan hukum Musa sangat kuat sehingga mereka susah sekali untuk meninggalkan nya dan beralih sangat susah dan perlu waktu karena sudah di teladankan ribuan tahun. Surat Paulus untuk Roma, Galatia, Efesus, Filipi dan Kolose khusus untuk menjelaskan peralihan dari hukum Taurat ke iman dan kasih karunia. Jadi Kis 21 ini sangat penting untuk dimengerti konteks dari kitab Ibrani .

Mengenai perpuluhan hampir 40 tahun setelah Kalvari, sangat jelas di catat bahwa Kristen Yahudi tidak berhenti membayar perpuluhan kepada sistem tempel. Mereka masih secara terus menerus melakukan hukum taurat. Seperti menjaga hari-hari kudus, ritual dan menghormati imam.
Gal 4: 10 “Kamu dengan teliti memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun”.
Jadi sangat masuk akal bahwa mereka masih menjadi orang Yahudi yang masih taat sama hukum karena mereka masih merasa obligasi untuk menjaga ritual, tradisi dan membayar perpuluhan bukan kepada gereja tetapi kepada sistem Lewi.

B. Surat Ibrani Sangat Penting
Sangat penting surat Ibrani ini untuk meyakinkan gereja di Yersalem segala bentuk tradisi, pengorbanan, menjaga hari hari kudus, imam tinggi sudah tidak berlaku lagi, karena itu bukan bagian dari rencana Yesus untuk gereja-Nya. Mereka harus segera meniadakan dari iman yang masih belum dewasa untuk menghancurkan tradisi ini. Kristen Yahudi harus berhenti pergi ke kuil, berhenti membawa pengorbanan dan segala macam tradisi yang mengikat mereka dibawah hukum Musa. Mereka juga harus berhenti membayar perpuluhan kepada imam dan suku Lewi.

C. Bagaimana Kristus Menyelesaikan
Tuhan Yesus memperkenalkan surat Ibrani sebagai jawaban dari masalah mereka. Di dalam Kristus setiap orang percaya digantikan bangsa yang lebih baik, pengorbanan yang lebih baik, imam yang lebih baik, dan sistem keuangan yang lebih baik untuk memberi. Imam yang lebih baik itu adalah Kristus, pengorbanan yang lebih baik itu pujian dan penyembahan, sistem keuangnan yang lebih baik yaitu memberi dengan sukarela yang di motivasi dengan kasih bukan dengan ketakutan dan intimidasi.

Ibr 7:18 menjadi sangat penting karena hukum sudah dibatalkan. Baca juga Ayat 12 karena hukum yang perintahkan untuk membayar perpuluhan kepada sistem Lewi dibatalkan? Karena tidak punya kekuatan dan tidak menguntungkan diganti dengan perinsip memberi dengan sukarela. Makanya Paulus mengajarkan :Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan sukacita bukan karena ketakutan yang sekarang diajarkan.
Ibr 7:8 mengaju kepada imam yang masih menerima perpuluhan sebelum A.D 70. Ibr 7:11 dan Mzm 110:4 Mesiah menjadi Imam dan Raja. Ibr 7:11-12 Mesiah menjadi Imam dan Raja maka secara otomatis hukum Taurat sudah tidak berlaku. Ibr 5-7 Melkisedek tidak kualifikasi menjadi imam dibawah hukum taurat.

D. Perumpamaan Orang Farisi dan Pemungut Cukai
Ada cerita perumpamaan lain bahwa Yesus tidak peduli dan tidak menganggap perpuluhan itu penting, perumpamaan ini tentang orang Farisi dan pemungut cukai.
Luk 18:9 “Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini”.
Luk 18:10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai”.
Luk 18:11 “Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini”.

Luk 18:12 “Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku”
. Luk 18:13 “Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini”.
Luk 18:14 “Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan”.
Luk 18:8 “Orang Farisi menganggap dirinya benar dan menganggap orang lain rendah”.
Luk 18:11 “Farisi menyombongkan dirinya tentang kebenaran dirinya tentang puasa dan memberi perpuluhan”.


Sedangkan si pemungut cukai ini adalah orang yang berdosa, mungkin si pemungut cukai ini termasuk mengambil uang hasil dari mengambil bagian uangnya Tuhan, tetapi dosanya orang Farisi di perumpamaan hanya menyombongkan dan meninggikan dirinya. Sikap batinnya yang sok rohani justru MEMBATALKAN perbuatan-perbuatan baiknya. Seperti sekarang banyak orang berpikir telah memberi sumbangan besar kepada Tuhan akan menghapus atau mengurangi dosa-dosa Anda. Sedangkan si pemungut cukai itu, dia bukan orang yang beragama tetapi si pemungut cukai ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah hanya karena doanya yang sederhana: Tuhan berbelas kasihanlah kepadaku karena aku orang berdosa. Dan orang Farisi yang menjalankan puasa dan rajin memberi perpuluhan malah direndahkan oleh Tuhan.

Di Luk 18:13 Yesus tidak membuat komentar atau pernyataan negatif-postif tentang perpuluhan. Yesus TEGAS mengatakan bahwa KEBENARAN tidak dapat diperoleh karena saudara berpuasa, memberi perpuluhan atau perbuatan baikmu. Di dalam Ef 2:8 “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah”.
Yesus mengajarkan dari perumpamaan ini adalah di Ayat 14 Tuhan hanya menerima atau membenarkan orang yang merendahkan dirinya dan menolak orang yang meninggikan dirinya. , hati hati kalau ada ajaran bahwa Tuhan akan bergerak untuk memberkati anda kalau Anda memberi uang kepada Tuhan, Ada Pdt dari Amerika ajarkan kalau Anda memberi kepada Tuhan berupa uang yang jumlahnya besar maka akan menggerakan hati Tuhan.

E. Imam Besar Diganti Dengan Yesus Kristus Sebagai Imam Besar
Yesus Kristus memperkenalkan di surat Ibrani sebagai jawaban dari problem mereka. Kristus memberikan kepada setiap orang percaya dengan negara yang lebih baik, kota yang lebih baik, Bait Allah yang lebih baik, pengorbanan yang lebih baik dan imam besar yang lebih baik dan sistem keuangan yang lebih baik. Imam besar yang lebih baik adalah diganti dengan Kristus sebagai Imam Besar. Pengorbanan yang lebih baik diganti dengan pujian dan ucapan syukur. Sistem keuangan yang lebih baik diganti dengan memberi karena dimotivasi dengan mengasihi daripada ketakutan.

Ibr 7:11 “Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?”.
Ibr 7:12 “Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu”.
Ibr 7:13 “Sebab Ia, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani di mezbah”.
Ibr 7:14 “Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam”.
Ibr 7:15 “Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang imam lain menurut cara Melkisedek”.

Ibr 7:16 “Yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa”.
Ibr 7:17 “Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek".
Ibr 7:18 “Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna”.


Dalam Ibr 7:8 menjelaskan tentang imam yang masih menerima perpuluhan sebelum tahun A.D 70. Ibr 7:11 dan Mzm 110:4 Mesiah menjadi Imam dan Raja. Ibr 7:11-12 Messiah menjadi Imam dan Raja dan mengharuskan mengganti hukum Musa.
Ibr 5-7 Melkisedek tidak kompeten menjadi imam di bawah hukum Musa. Ibr 7:18 hukum telah dibatalkan karena tidak mempunyai kekuatan, jadi Ibr 7:5 sudah di BATALKAN, di Ayat 12 dengan sendirinya akan berubah.

Mengapa di Ayat 12 dan 18, hukum yang perintahkan perpuluhan untuk membantu Imam Lewi dibatalkan? Karena lemah dan tidak berguna dan di ganti dengan prinsip perjanjian yang lebih baik. Dengan sacrificial giving (pemberian pengorbanan berdasarkan sukarela)-2 Kor 8:12 dan 2 Kor 9:7 “Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan kerelaan hatinya bukan karena perintah dan paksaan”.

F. Anak Muda yang Kaya
Luk 18:18 “Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?".
Luk 18:20 “Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu".
Luk 18:21 “Kata orang itu: "Semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku".
Luk 18:22 “Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: "Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku".
Luk 18:23 “Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya”.


PENTING!!! Dimana ada kata kekayaan, Yesus lebih peduli bagaimana kita memperlakukan kepada orang miskin. dia memberi tahu kepada anak muda yang kaya untuk menjual semua kekayaannya dan diberikan semuanya kepada orang miskin. Perkataan Yesus untuk membantu orang miskin dicatat secara literally (pengajaran-Nya di teladani pemimpin-pemimpin gereja pada abad ke-1 dan ke-3 yang tidak punya keinginan untuk kekayaan dan gaji besar dari pelayanannya). Yang mana ajaran seperti itu sangat berlawanan dengan ajaran teologi kemakmuran.

Perhatikan, Yesus tidak katakan ini kepada anak muda kaya itu juallah semuanya kekayaanmu, jangan lupa bayar perpuluhan kepada imam atau gereja dan bagikan sisanya kepada orang miskin. Kenapa tidak? Apa yang terjadi dengan perpuluhan? . Kenapa Yesus minta semua hartanya? Karena Yesus tahu uang menjadi Tuhannya. Sudah sangat jelas Yesus tidak pernah menginginkan perpuluhan , PENTING!!! karena kalau perpuluhan itu suatu prinsip atau hukum yang penting maka Yesus melanggar perinsipnya sendiri.

G. Zakheus
Luk 19:2 “Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya”.
Luk 19:8 “Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat".
Luk 19:9 “Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham”.

Perintah Yesus kepada Zakheus hampir sama dengan anak muda kaya itu. Zakheus secara sukarela berjanji kepada Yesus, sebagian dari hartaku akan saya berikan kepada orang miskin empat kali lipat kepada siapa yang pernah diperas. PENTING!!! perhatikan lagi tidak ada kata perpuluhan. Sebagian kekayaannya akan diberikan langsung HANYA kepada orang miskin, bukan ketempat lain bahkan bukan untuk Yesus.

H. Tuhan Berharap Kepada yang Kaya Memberikan Lebih Besar Untuk Orang Berkekurangan.
2 Kor 8:12 “Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu”.
2 Kor 8:13 “Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan”.
2 Kor 8:14 “Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan”.

Orang yang lebih kaya punya tanggung jawab lebih kepada Tuhan karena talenta yang diberikan untuk menghasilkan uang lebih banyak. Tetapi uang tidak bisa membeli kemurahan Tuhan dan kasih karunia apalagi membawa keselamatan.
PENTING!!! Jika kutuk di Mal 3 ditujukan kepada imam yang mecuri perpuluhan dengan cara ditukar dengan binatang cacat, hukuman apa yang disediakan untuk kita yang mengambil jatah uang orang miskin.
Ibr 2:3 “Bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai.

I. Perjanjian Lama
Perjanjian Lama diberikan hanya untuk bangsa Israel setelah dibebaskan dari perbudakan di Mesir. Dasarnya sama saja seperti hukum Musa sebagai hukum Tuhan. Susunan kata dari hukum taurat adalah pewahyuan khusus untuk bangsa Israel.
Kel 19:5 “Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi”.
Kel 19:6 “Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel”.
Kel 20:1 “Lalu Allah mengucapkan segala firman ini”.
Kel 20:2 "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan”.
Kel 20:3 “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku”.

Im 27:34 “Itulah perintah-perintah yang diperintahkan TUHAN kepada Musa di gunung Sinai untuk disampaikan kepada orang Israel”.
Ul 5:1 “Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata kepada mereka: "Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia”.


Sepuluh perintah Tuhan merupakan surat peringatan dari seluruh perjanjian dan merupakan nilai prinsip hukum Tuhan. Pelanggaran dari bagian hukum taurat adalah dosa dan ada upahnya. Perjanjian Lama dan Baru tidak sama perjanjiannya. Marthin luther King menjelaskan kalau kita membaca Firman Tuhan harus mengerti kepada siapa Tuhan sedang berbicara supaya kita bisa mengerti, Tuhan tidak memberikan setiap perintah untuk setiap bangsa dan setiap manusia.

1 Tim 2:15 “Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu”.
Gal 4:21 “Katakanlah kepadaku, hai kamu yang mau hidup di bawah hukum Taurat, tidakkah kamu mendengarkan hukum Taurat?”.
Gal 4:22 “Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka?”.
Gal 4:23 “Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging dan anak dari perempuan yang merdeka itu oleh karena janji”.
Gal 4:24 “Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar”.
Gal 4:25 “Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya”.
Gal 4:26 “Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita”.


J. Bangsa Israel Telah Gagal Menuruti Syarat dan Kondisi Dari Perjanjian Lama
Ibr 8:7 “Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua”.
Ibr 10:7 “Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku”.
Ibr 10:8 “Di atas Ia berkata: "Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya"--meskipun dipersembahkan menurut hukum taurat”.
Ibr 7:11 “Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?”.


Perjanjian Baru itu benar-benar baru, yang lama telah ditiadakan kecuali ada yang diulangi / dicatat kembali.
Ibr 8:8 “Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: "Sesungguhnya, akan datang waktunya," demikianlah firman Tuhan”.
Ibr 10:9 “Dan kemudian kata-Nya: "Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu." Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua”.
2 Kor 3:11 “Sebab, jika yang pudar itu disertai dengan kemuliaan, betapa lebihnya lagi yang tidak pudar itu disertai kemuliaan”.

Ibr 8:8 “Sebab Ia menegur mereka ketika Ia berkata: "Sesungguhnya, akan datang waktunya," demikianlah firman Tuhan, "Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda”.
Ibr 8:9 “Bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka," demikian firman Tuhan”.
Yer 31:31 “Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda”.


K. Perjanjian Baru Sangat Berbeda dengan Perjanjian Lama
Ibr 8:9 “Bukan seperti perjanjian yang telah Ku-adakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka," demikian firman Tuhan”.
Di Perjanjian Lama ,pewahyuan Tuhan ditulis pada batu dan gulungan yang mana disimpan di tempat yang sakral di tabernakel.
2 Kor 3:7 “Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya”.

Di Perjanjian Baru pewahyuan Tuhan ditulis didalam akal budi dan hati dari setiap orang percaya . ini bagian dari hidup baru sewaktu kita menerima Yesus sebagai manusia baru.
Ibr 8:10 "Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku”.
2 Kor 3:3 “Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia”.

Perjanjian Baru menggantikan Imam tinggi Harun kepada setiap orang percaya menjadi imam. Di setiap orang percaya Roh Kudus akan tinggal didalam kita.
Ibr 8:11 “Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku”.
1 Pet 2:9 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib”.
1 Pet 2:10 “Kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan”.
1 Kor 12:11 “Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya”.
1 Kor 3:16 “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?”.


Di Perjanjian Baru tidak ada kebiasaan imam harus mempersembahkan korban setiap hari. Kristus telah mati satu kali untuk menebus semua dosa kita secara terus menerus.
Yoh 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”.
Ibr 8:12 “Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka”.


L. Perjanjian Lama Itu Sudah Tua Dan Usang
Ibr 8:13 “Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya”.
2 Kor 3:18 “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar”.
Yoh 14:6 “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.
Yoh 1:17 “Sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus”.


Genitles (orang bukan Yahudi tidak di perintahkan untuk mengamati dan mengikuti hukum taurat. Kecuali mereka mau disunat dan mengikuti seluruh hukum taurat yang ada. Faktanya Tuhan perintahkan Israel agar tidak membuat perjanjiannya dengan bangsa lainnya, karena bangsa lain disebut tidak kudus apa yang disentuhnya.

M. Kematian Yesus Membatalkan Hukum Taurat
Ef 2:13 “Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus”.
Ef 2:14 “Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan”.
Ef 2:15 “Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera”.
Ef 2:16 “Dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu”.

Kol 2:13 “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita”.
Kol 2:14 “Dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib”.
Kol 2:15 “Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.
Kol 2:16 “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat”.
Kol 2:17 “Semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus”


O. Yesus Telah Menghilangkan Hukum Taurat
Di jaman waktu orang hidup tanpa Kristus, mereka tidak hidup dalam janji Tuhan. Tidak punya harapan, dan tidak punya hubungan yang manis dengan Tuhan. Tuhan begitu jauh pada saat sebelum Yesus mati menebus dosa manusia. Tetapi sekarang Yesus yang dulu jauh menjadi sangat dekat dengan kita karena Dia tinggal didalam kita karena darahNya.Dia telah menjadikan kita satu dan telah menghancurkan tembok pemisah diantara kita.
a. Gentiles dulu sangat jauh dengan Kristus
b. Darah Yesus membawa mereka menjadi dekat. Setiap orang percaya dan Imam bisa berdekatan dan langsung menghadap Tuhan
c. Kristus telah membuat Yahudi dan Gentiles menjadi satu.
d. Yesus tidak menjadikan kita satu dengan memaksa kita sebagai Gentiles untuk mematuhi hukum Taurat.
e. Kristus menyatukan kita , dengan menghancurkan tembok pemisah diantara dua grup orang percaya
f. Tembok pemisah itu adalah hukum dari hukum taurat yang terdapat didalam undang-undang
g. Kristus telah mendamaikan mereka dari permusuhan.

Orang-orang Yahudi membuat beberapa dinding yang memisahkan sehingga menciptakan ketidaksama-rataan dan perbedaan kebudayaan.
a. Tembok yang membedakan antara imam tinggi dan imam imam lain.
b. Tembok yang memisahkan imam dan orang-orang Lewi
c. Tembok yang memisahkan Lewi dan orang-orang Ibrani
d. Tembok yang memisahkan antara orang Ibrani laki laki dan perempuan.
e. Tembok yang memisahkan antara Ibrani dan Gentiles.

Kol 2:13 “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita”.
Kol 2:14 “Dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib”.
Kol 2:15 “Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka”.
Kol 2:16 “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat”.
Kol 2:17 “Semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus”.

Mengenai penghapusan undang undang /ordinance hukum Musa (Kol 2) menjelaskan:
a. Kristiani yang sudah dilahirkan kembali akan dimaafkan dari semua kesalahan-kesalahannya
b. Pengampunan Tuhan termasuk: terjemahan NAS: membatalkan surat sertifikat hutang yang terdiri dari titah-titah dan ketetapan yang melawan kita.
c. Penterjemahan NIV: telah membatalkan regulasi regulasi yang lama
d. Yesus telah memakukan segala kutuk yang akan menimpa orang berdosa di kayu salib (Ayat 14)
e. Yesus telah mengalahkan segala musuh musuh kita (Ayat 15)
f. Karena kematian Kristus orang tidak dapat menghukum kita karena tidak melakukan hukum Taurat (Ayat 16)

Dalam 1 Pet 2:9 setiap orang percaya adalah imam dan raja. Ini penting karena ayat ini menghapuskan praktek perpuluhan yang berada didalam hukum taurat . Saya dulu diajarkan jemaat menjadi raja , pendeta menjadi imam. Raja harus berperang kemudian membantu pendeta dalam keuangan. Ini ajaran sangat tidak alkitabiah.
a. Sebelum hukum Taurat diberikan setiap kepala keluarga adalah Imam keluarga (Kej 8:20, 26:25, 31:54)
b. Kristus menjadi Imam besar dan setiapi orang percaya menjadi imam. 1 Pet 2;9, Heb 10:19-22, Rev 1:6
c. Dasar utama guru mereka bukan imam dan bukan pendeta juga tetapi roh kudus, (Yoh 14:15-17, 16:12-14), Tuhan katakan: Aku akan menulis hukumku di akal budi dan di hati manusia.
D. Mereka tidak lagi mengajar sesama warga atau sesama saudara.
Ibr 8:11 Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua yang besar kecil, akan mengenal Aku."
Jadi setiap orang percaya bertanggung jawab untuk mencari Tuhan dan kehendak-Nya. (Ibr 7:14-19).

PENTING!!! perpuluhan tidak dimasukan dalam daftar sebagai kualifikasi untuk para diaken dan para pengurus gereja di Kitab Timotius dan Titus.
Di jaman sekarang guru, pendeta atau disebut pastor lebih umum sebagai nabi dan rabi bukan sebagai imam di Perjanjian Lama itu. Kebanyakan di Perjanjian Lama nabi bukan berasal dari suku Lewi. Mereka melayani Tuhan hanya dengan iman dan sangat berharap kepada pemberian sukarela dan bekerja sebagai pedagang untuk memneuhi kebutuhann.
Jika ada orang berkata saya mengalami kelimpahan setelah memberi perpuluhan atau uang kepada Tuhan, kalau Tuhan mau berbicara Dia akan berbicara seperti ini maaf anakku, AKU tidak bekerja dibawah hukum taurat tetapi dibawah hukum kasih karunia dan iman. Di kampung Yahudi yang nenek moyangnya setia membayar perpuluhan masih banyak yang hidup dalam kemiskinan. Dan jutaan orang yang setia membayar perpuluhan tetap saja hidup dalam kemiskinan.


Copyright by : GIVING2GOD.COM