GHA Bible Institute

BAB IV
MELKISEDEK

Ini hanya sebagai pemikiran karena saya bicara dengan beberapa para master teologi dan mereka mengartikan berbeda-beda. Karena sering diartikan bahwa sebelum ada perpuluhan , Abraham sudah memberi perpuluhan kepada misterius Melkisedek. Jadi alangkah baiknya biar tulisan ini boleh menjadi dasar dan pertimbangan Anda pribadi. Karena bila kita baca secara hurufiah di Firman Tuhan seolah olah Melkisedek itu secara realitas adalah Tuhan itu sendiri. Padahal setelah saya pelajari ada yang ganjil dan tidak masuk akal bahwa Melkisedek itu adalah benar benar Tuhan.

Matthew Henry komentar : para rabi konklusikan bahwa Melkisedek adalah Sam (anak dari Nuh). Pernah menjadi Imam dan Raja. Komentar dari rabi-rabi lain mengatakan Melkisedek adalah Pangeran Kanaanite yang tinggal di Salem.
Canaanites itu sebagai ketrurunan dari leluhur Kanaan. Karena pada jaman leluhur atau nenek moyang mereka banyak dewa atau allah allah lain dengan huruf a kecil. Waktu kita baca Firman Tuhan biarkan Firman Tuhan menterjemahkan Firman Tuhan itu sendiri. Ada beberapa point di Alkitab sendiri yang menjelaskan bahwa Melkisedek itu bukan Tuhan.

NEGATIF sebagai Tuhan. Si misterius Melkisedek itu bukan sebagai Raja Damai. Karena Raja Damai itu cuma satu yaitu Yesus Kristus. Ini penting sekali dibahas karena para pendeta mengartikan bahwa Abraham memberikan 10% kepada Melkisedek yang realitas sebagai Tuhan. Ada beberapa hal yang perlu kita pelajari bersama-sama:
1. Mengapa Abraham mempunyai altar sendiri (untuk persembahan sesuatu kepada Tuhan), dan tidak pergi mengunjungi tetangganya Melkisedek yang ditulis bahwa Melkisedek itu lebih besar dari pada Abraham yang digambarkan sebagai Tuhan atau Allah. 2. Melkisedek tidak masuk akal penjelmaan sebagai Kristus.

Jika Melkisedek pernah menjadi atau menjelma sebagai manifestasi Yesus Kristus sebelum perawan Maria yang melahirkan. Berarti Yesus pernah tinggal di bumi sebagai Imam dan Raja. Karena Allah itu cuma Tri Tunggal, Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Oleh karenanya seperti “event“ kejadian peristiwa ini menyamai seperti kejadian Kristus. Tetapi kejadian Kristus adalah ketika Tuhan menjadi manusia yang lahir dari perawan suci Maria.

Harusnya Kejadian Melkisedek harus dicatat apabila dia itu benar-benar Tuhan yang menjelma sebagai manusia. Masuk akal? Sangat penting untuk memahami perbedaan antara Historical Melkisedek (yang berhubungan dengan sejarah) di Kej 14 dan typical Melkisedek (khasnya) bukan realitasnya. Mzm 110:4 “TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek”.
Ibr 7:17 “Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek”

Jadi NEGATIF bahwa Melkisedek itu gambaran dari Tuhan. Atau nama Allah dalam bahasa inggrisnya LORD.
Ibr 6:13 “Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya”.

Ayat ini JELAS mematahkan arti dari Melkisedek itu sebagai Tuhan. Tuhan sendiri telah bersumpah kepada Abraham TIDAK ada orang lain yang lebih tinggi dari pada-Nya. Tuhan telah bersumpah demi diri-Nya sendiri sewaktu berjanji kepada Abraham tidak ada orang yang lebih tinggi dari Tuhan pada saat itu. Oleh karena itu, KUNCI dari Kej 14 terdapat pada Ayat 22 “Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi”.

Sedangkan Melkisedek tidak mengenal nama Allahnya Abram sebagai Tuhan. PENTING!!! Ini sangat aneh kenapa Melkisedek tidak mengenal nama Tuhannya Abraham, kalau digambarkan Melkisedek itu diartikan sebagai Tuhan yang nyata. Seandainya jika Melkisedek itu sebagai “penyembah Tuhan yang benar “ dari Allah, seharusnya Tuhan memilih Melkisedek sebagai pilihan Tuhan untuk memulai suatu bangsa. Karena Melkisedek sudah ada dan berpengalaman menjadi imam dan raja di kota besar Kanaan.

Tidak masuk akal, logikanya berarti menghancurkan cerita dari isi Alkitab yang mana dari cerita tersebut pemain utamanya adalah Abraham. Berarti Allah tidak menemukan seorang manusia yang mempunyai iman di Kanaan sehingga harus dipilih Abraham. Tuhan mencari Abraham di Ur dan Haran. Tidak ada bukti kuat untuk menerangkan bahwa karena Melkisedek menerima perpuluhan dari Abraham dan harus diinterpretasikan sebagai bukti positif, bahwa orang Kristen dalam Perjanjian Baru harus memberi perpuluhan karena mencontoh Abraham.

Seandainya Tuhan menganggap perpuluhan ini penting harusnya dinyatakan/ditekankan di Perjanjian Baru khusunya di pasal seperti di Ibr 7 dan 2 Kor 9. Tetapi dijaman Musa juga tidak disebut atau di catat di hukum Musa apalagi kalau Melkisdek itu diartikan sebagai Tuhan. Karena yang selama ini kita diajarkan seolah olah untuk menentukan kehidupan kita dalam berkat atau dalam kutuk hanya karena memberikan perpuluhan.

Kata Allah Maha Tinggi “Most High God” itu suatu kata yang umum dipakai oleh Baal di Kanaanite. Kata ini dipakai seperti Land of purple, seperti ada beberapa orang yang mengangaap bahwa gunung, laut, atau pohon, matahari dsb itu sebgai allah mereka. Titel EL dan Baal itu sangat umum bagi agama mereka sebagai agama yang membawa berkat berupa makanan dan tumbuh tumbuhan, allah (a kecil) mereka di panggil Baalim, gods, dan goddesses. Yang mana mereka percaya mempunyai super kekuatan dari alam yang mana tumbuh tumbuhan memerlukan kekuatan itu supaya bisa menjaga kelangsungan hidup mereka yang memberi makanan.

Kej 14:18 “Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi”.
Kej 14:19 “Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi”.
Kej 14:20 “Dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya”.


Hubungan di pasal ini yang mengartikan bahwa Melkisedek sebagai “Allah Maha Tinggi“ berarti si misterius Melkisedek itu adalah Allah secara REALITAS di dalam sejarah Alkitab. Atau bayangan yang terkandung ide dari apa yang ditafsirkan atau di berikan komentar untuk mengartikannya. Menurut saya sangat tidak masuk akal bahwa Melkisedek itu benar benar secara realitas dia sebagai Tuhan. Karena akan salah kalau hanya menterjemahkan antara typical (khas nya) dan historical (benar realitas secara sejarah).

Sangat lah penting untuk memahami dan mengartikan secara benar dari Kej 14 ini. “Allah Maha Tinggi”, “The Most High God” atau “God the Most High” (artinya di bahasa Ibrani “EL ELYON” kata ini biasa di pakai oleh CANAANITE sebagai Baal, juga dipakai oleh leluhurnya sebagai “EL“). Kalimat dan struktur dan konteks tidak sama sekali mengindentifikasikan secara ekslusif itu sebagai JEHOVAH seperti apa yang di konklusikan dari komentator. Sangat disayangkan bahwa EL ELYON di terjemahkan begitu saja daripada menyalin huruf dari satu abjad ke huruf abjad lain dan dibiarkan sebagai “EL ELYON”.

Kesalahan ini membuat jemaat menjadi bingung dan menguatkan pembaca membuat kesimpulan yang mana tidak nyata sesuai dengan kalimat itu sendiri. Fausset‘s bible Dictionary menjelaskan nama EL ELYON juga dipakai oleh The Phoenicians sebagai kepala dewa-dewa atau tuhan mereka menurut Sanchoniathon di Enseb (pewahyuan dari jaman primitif). International standard bible encyclopedia menjelaskan seperti EL ELYON “BAAL (Babylonian BEL) the supreme Canaanite god”, Babilon tuhan tertinggi Kanaanite sama juga dipanggil tuhan, tuan, empunya langit dan bumi. Makanya agama Shinto di jepang menganggap matahari itu sebagai tuhan mereka. Ada juga beberapa sumber yg menyatakan ELYON adalah leluhur dari “El” pada 8th century perjanjian dengan Aramaic juga dijelaskan sebagai “El and Elyon” sebagai dewa istimewa. Mengacu dari allah di Aramic secara eksklusif sebagai “Allah Maha Tinggi” “The Most High God or Most High”. Kalau kita baca(Kitab Dan 3:26, 4:17, 24, 25, 32, 34, 5:18, 21).

Nebukadnezar juga tidak mengenal “Allah Maha Tinggi“-“Most High God” sebagai Tuhan atau LORD. Saya ulangi nama dari Allahnya Abraham Ishak, Yakub dan Daniel juga adalah Tuhan (LORD), sebagai Allah Bapa kita di surga. Raja Nebukadnezar tidak mengenal Allahnya Daniel sebagai Tuhan (LORD). Seperti Melkisedek tidak mengenal nama Allahnya Abraham yang kita sembah.

Dan 3:26 “Lalu Nebukadnezar mendekati pintu perapian yang bernyala-nyala itu; berkatalah ia: "Sadrakh, Mesakh dan Abednego, hamba-hamba Allah yang maha tinggi, keluarlah dan datanglah ke mari!" Lalu keluarlah Sadrakh, Mesakh dan Abednego dari api itu”.
Dan 4:17 “Titah ini adalah menurut putusan para penjaga dan hal ini menurut perkataan orang-orang kudus, supaya orang-orang yang hidup tahu, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, bahkan orang yang paling kecil sekalipun dapat diangkat-Nya untuk kedudukan itu”.


Nebukadnezar juga tidak mengenal nama Allahnya Daniel sebagai Tuhan , menyebut Allahnya Daniel sebagai Allah Maha Tinggi. Sama seperti Melkisedek tidak mengenal nama Allahnya Abraham. Melkisedek yang dianggap sebagai “The Real God” tidak mengenal nama Allah yang kita sembah. Ini salah satu poin yang menurut saya negatif bahwa Melkisedek itu sebagai realitas sebagai Allah. Karena nama itu sangat penting. Tidak mungkin saya tidak mengenal nama Tuhan saya sebagai Yesus Kristus. Atau sama juga saya tidak mengenal nama ayah kandung saya. Makanya Yesus beri tahu bahwa tidak ada allah lain selain Aku. Sekalipun iblis menamakan dirinya duduk di tahta “Allah Maha Tinggi” atau “The Most High” (Yes 14:13-14).
Yes 14:14 “Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!”.

Bandingkan dengan ini:
Mzm 7:18 “Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi”.
Mzm 18:14 “Maka TUHAN mengguntur di langit, Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya”.
Mzm 21:8 “Sebab raja percaya kepada TUHAN, dan karena kasih setia Yang Mahatinggi ia tidak goyang”.
2 Sam 22:14 “TUHAN mengguntur dari langit, Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya”.
2 Sam 22:16 “Lalu kelihatanlah dasar-dasar laut, alas-alas dunia tersingkap karena hardikan TUHAN karena hembusan nafas dari hidung-Nya”.

Mzm 47:3 “Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi”.
Mzm 83:19 “Supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi”.
Mzm 92:2 “Mazmur. Nyanyian untuk hari Sabat. Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi”.


Bila di Bible Inggrisnya sebagai “LORD“-Psalm 47:3 “The LORD thundered from heaven, and the Most High uttered his voice”. Berarti Allah Maha Tinggi atau “El ELYON” berbohong kepada Melkisedek karena
1. Melkisedek tidak mengetahui nama Allah sebagai TUHAN, ini sangat penting karena Melkisedek menamai dirinya sebagai “Allah Maha Tinggi”atau “EL ELYON di Kej 14:18-20 “Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya”.

Melkisedek TIDAK memanggil dirinya sebagai Imam dari Tuhan Allah Maha Tinggi, seperti Abraham mengenal nama Allahnya sebagai TUHAN.
Kej 14:22 “Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi”.
Dalam bahasa Inggris “But Abram said to the king of Sodom, "I have sworn to the LORD God Most High, maker of heaven and earth”. Nama itu sangat istimewa buat TUHAN sewaktu Dia menyatakan diri-Nya.

Gen 2:4 “These are the generations of the heavens and the earth when they were created. In the day that the LORD God made the earth and the heavens, God speak to Cain as Yahweh”.
Gen 4:6 “The LORD said to Cain, "Why are you angry,
Gen 5:29 “And called his name Noah, saying, "Out of the ground which the LORD”.
Gen 6:3 “Then the LORD said, "My spirit shall not abide in man for ever”.
Gen 7:1 “Then the LORD said to Noah, "Go into the ark, you and all your household."
Gen 8:20 “Then Noah built an altar to the LORD”.
Gen 11:5 And the LORD came down to see the city and the tower, which the sons of men had built."
Gen 12:1 “Now the LORD said to Abram, "Go from your country”.


Dalam bahasa Inggris nama Allah itu LORD atau Tuhan dalam bahasa Indonesianya. Nama Yahweh ada lebih dari 160 kali di kitab Kejadian itu sendiri. Sebagai penyembah allah khususnya pada jaman Abraham itu sangat PENTING untuk mengenal nama dari allah mereka masing-masing. Karena begitu banyak nama-nama allah dan dewa-dewa. Secara bukti dari Firman Tuhan hampir tidak dapat ditafsirkan bahwa Melkisedek itu benar menjadi realitas dari Allahnya Abraham Ishak dan Yakub karena tidak punya special name. Maka dari itu Melkisedek tidak peduli tentang nama Allahnya Abraham sebagai TUHAN, jadi Melkisedek itu diskualifikasi sebagai realitas dari Allah.

2. Melkisedek kemungkinan mennyatakan dirinya sebagai Semitic Canaanite dengan memanggil dirinya sebagai imam dari “EL ELYON“ atau “Allah Maha Tinggi”. Jadi nama Allah Maha Tinggi itu sesuatu yang umum bahwa orang orang Semitic memakai nama itu untuk menunjuk nama dari Baal mereka. Leluhur mereka juga memakai nama “El, the bull-god and father of the Canaanite pantheon”. El dalam bahas Ibrani kebanyakan di artikan sebagai Allah di Alkitab, sebagai kata referensi yang umum bahwa El dapat diartikan sebagai god dengan huruf kecil g.

Kel 34:14 “Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu”.
Ul32:12 “Demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia”.

El dasarnya bearti kuat dan perkasa nama itu biasa digabungkan menjadi sebagai El lyon atau El Baal. Hingga di Kej 14 Tuhan sudah menidentifikasikan diri-Nya sebagai ELOHIM dan Yahweh. Kemudian sesudah itu “Almighty yang maha kuasa.”
Kel 17:1 “Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela”.
Kel 35:11 “Lagi firman Allah kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa”.
Kel 43:14 “Allah Yang Mahakuasa kiranya membuat orang itu menaruh belas kasihan”.
Kel 48:3 “Berkatalah Yakub kepada Yusuf: "Allah, Yang Mahakuasa”.


TUHAN menghubungkan dirinya di kitab Kejadian sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub dalam pewahyuan-Nya. Nabi dan rasul yang bukan orang Ibrani, Balaam identifikasikan Israel sebagai Allah Yahweh yang Mahakuasa dan Maha Tinggi di Bil 24:13-16. Waktu merujuk kepada bangsa-bangsa , Musa memanggil Allah sebagai “ yang Maha Tinggi” di Ul 32:8 “Ketika Sang Mahatinggi membagi-bagikan milik pusaka”.

Sebagai Allah, Allah Maha Tinggi yang Realitas, Allah tidak memilih untuk diidentifikasikan sebagai EL ELYON di 5 buku pertama “Kejadian, keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan”. Walaupun di Kej 14, Bil 24 dan Ul 32 adalah hanya tiga kata Allah Maha Tinggi yang dipakai. Nama ini tidak muncul lagi selama 100 tahun setelah Daud. 2 Sam 22:14 “TUHAN mengguntur dari langit, Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya”. Waktu Daud memanggil EL ELYON lagi, Daud tahu itu sebagai Tuhan “LORD” tetapi Melkisedek menggunakan kata Allah Maha Tinggi itu sebagai allahnya jaman Baal Canaanite yang mana TIDAK mengenal NAMA SPECIAL dari TUHAN atau YAHWEH.

3. Firman Tuhan tidak menulis atau tidak memberi tahu bahwa Abraham menyatakan nama dari “TRUE MOST HIGH GOD” Allah nya Abraham kepada Melkisedek. Kunci dan Klimaks dari cerita ini dan ayat ini adalah Kej 14:21 “Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu”. Kej 14:22 “Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi”.

Sangat penting kalau Melkisedek itu adalah Tuhan secara realitas dan sejarah. Maka Abraham harus bicara kepada Melkisedek, tetapi tidak ada catatan satu ayat di firman Tuhan bahwa Abraham berbicara mengenai si misterius Melkisedek. Sangat aneh dan tidak logik kalau pertemuan mereka sangat penting.

Keganjilan yang lain mengapa Melkisedek mangijinkan Raja Sodom bertindak sebagai perwakilannya untuk menerima perpuluhannya Abraham sebagai dari hasil rampasan perang, mengapa Abraham kembalikan sisanya 90% kepada Raja Sodom? Mengapa juga dalam pemberian perpuluhannya Abraham banyak diikutsertakan si raja Sodom.
Raja Sodom mendesak Abraham untuk memegang sebagian dari rampasan tapi hanya minta orang-orangnyanya saja dikembalikan. Abraham beri tahu Raja Sodom bahwa Abraham berjanji kepada TUHAN (Yahweh Jehovah) untuk TIDAK mengambil apa apa. Dan Abraham katakan supaya jangan mengira engkau yang membuat aku kaya. Di Kej 13 dicatat Abraham sudah sangat kaya sebelum dia melakukan perpuluhan kepada Melkisedek.

Alasan kenapa Melkisedek lebih besar dari Abraham
1. Karena Melkisedek itu sebagai imam dan raja
2. Karena Abraham memberikan perpuluhan kepada Melisedek-Ibr 7:6
3. Karena Melkisedek memberkati Abraham

Kalau ada orang mengajarkan perpuluhan itu sudah ada sebelum hukum Taurat, sehingga Abraham dijadikan contoh. Sangat tidak jujur ajaran seperti ini karena Abraham mengembalikan 100% dan Abraham memberikan perpuluhan bukan dari kekayaannya dan hanya sekali seumur hidupnya dia memberikan perpuluhan, Dan Abraham sudah kaya sebelum memberikan perpuluhan kepada Melkisedek.


Copyright by : GIVING2GOD.COM